Penjelasan Denada tentang Kehidupuan Ressa Rizky Rossano
Denada, penyanyi ternama Indonesia, akhirnya muncul di hadapan publik untuk memberikan penjelasan panjang mengenai sosok Ressa Rizky Rossano. Ressa diketahui telah menggugat Denada secara perdata dengan nilai sebesar Rp7 miliar, dengan dugaan penelantaran anak selama 24 tahun. Hal ini menjadi momen penting bagi Denada untuk menyampaikan sudut pandangnya terkait hubungan mereka.
Dalam sebuah podcast yang dipandu oleh Feni Rose, Denada tampak sangat emosional ketika menceritakan pengalamannya selama masa kehamilan. Menurutnya, ia mengandung Ressa saat usianya masih 20 tahun dan merasa belum siap secara mental untuk menjalani peran sebagai ibu. Ia mengungkapkan bahwa masa kehamilannya dipenuhi oleh rasa takut, bingung, dan tekanan batin yang berat.
Denada bahkan menyembunyikan kehamilannya dari sang ibu, Emilia Contessa, meskipun keduanya tinggal serumah. Ia baru berani mengungkapkan kondisi tersebut ketika usia kandungan sudah cukup besar. “Mungkin saat itu secara mental aku belum cukup dewasa. Pasti ada takut, bingung bagaimana harus menghadapinya,” ujar Denada.
Meski dalam tekanan, Denada menegaskan bahwa ia tidak pernah memiliki niat untuk menggugurkan kandungannya. “Tidak pernah ada pikiran untuk mencari jalan pintas. Itu anakku, dan aku ibunya.”
Mengungkap Fakta Ayah Biologis Ressa
Denada juga mengungkap fakta pahit mengenai ayah biologis Ressa. Ia mengaku sejak awal telah memperkirakan bahwa pria tersebut tidak akan mengambil tanggung jawab meski mengetahui dirinya sedang hamil. Hal ini menunjukkan bahwa ia sadar akan risiko yang akan dihadapi.
Terkait tudingan membuang anak, Denada memberikan bantahan sambil menangis. Ia menjelaskan bahwa Ressa diasuh oleh paman dan bibinya, yakni Dino Rossano Hansa dan Ratih Puspita Dewi. Menurut Denada, keputusan ini bukan berarti ia tidak menyayangi anaknya. “Aku pengin dia tahu, bahwa enggak kok. Enggak dibuang. Aku mengandung dan melahirkan dia dengan penuh kasih,” tuturnya.
Proses Hukum yang Masih Berlangsung
Meski Denada sudah mengakui Ressa sebagai anak kandung melalui media sosial, proses hukum di Pengadilan Negeri Banyuwangi masih terus berjalan. Gugatan perdata senilai Rp7 miliar yang diajukan sejak November 2025 hingga kini belum menemukan titik temu.
Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, menyebut proses mediasi tidak menghasilkan kesepakatan. “Musyawarah akan sia-sia jika pihak penggugat masih terus membuat kegaduhan di berbagai podcast. Kami menyimpulkan suasananya makin enggak enak, akhirnya mediasi deadlock,” jelas Iqbal.
Perasaan Ressa terhadap Denada
Di sisi lain, Ressa mengaku hingga kini masih belum terbiasa memanggil Denada dengan sebutan ibu. “Iya, Ressa sampai sekarang masih manggil ‘Mbak’,” ujar Ressa Rizky Rossano. Ia mengaku masih merasakan kecanggungan karena belum pernah bertemu langsung. “Ya iya balik lagi canggung kak, canggung. Terus kan, kan belum ketemu langsung, kalau ketemu langsung kan beda,” katanya.
Ressa menyebut hubungan keduanya belum terbentuk seperti ibu dan anak pada umumnya karena tidak tumbuh bersama sejak kecil. Bahkan hingga saat ini, keduanya disebut belum pernah bertatap muka secara langsung.













