Nur Ferry Pradana: Senyum Kemenangan dan Harapan untuk Atlet Muda
Senyum tak pernah lepas dari wajah Nur Ferry Pradana. Atlet para atletik kebanggaan Indonesia ini akhirnya bisa bernapas lega setelah penantian panjangnya berbuah manis. Bonus dari pemerintah atas prestasinya di ajang ASEAN Para Games (APG) XIII Thailand resmi dicairkan, tepat di momen yang terasa begitu istimewa, menjelang Hari Raya Idulfitri.
Bagi Nur Ferry, kabar ini bukan sekadar soal angka. Ini adalah bentuk apresiasi nyata atas kerja keras, disiplin, dan pengorbanan yang telah ia jalani selama ini. Atlet yang tampil gemilang di lintasan tersebut sukses mempersembahkan tiga medali emas dari nomor lari 100 meter T47, 200 meter T47, dan 400 meter T47. Prestasi itu menjadikannya salah satu bintang Merah Putih di ajang olahraga disabilitas terbesar di Asia Tenggara tersebut.
“Kalau saya sendiri sangat senang, sangat bahagia. Karena setiap atlet pasti menanti apa yang sudah dijanjikan oleh pemerintah,” kata Nur Ferry dengan penuh rasa syukur.
Pemerintah Republik Indonesia memang telah merealisasikan komitmennya dengan mencairkan bonus bagi seluruh peraih medali. Untuk medali emas kategori individu, atlet mendapatkan Rp1 miliar. Sementara nomor ganda diganjar Rp800 juta per orang, dan nomor beregu Rp500 juta per orang. Tak hanya itu, peraih medali perak juga menerima apresiasi yang tidak sedikit, yakni Rp315 juta untuk individu, Rp252 juta untuk ganda, dan Rp220,5 juta untuk beregu. Sedangkan peraih medali perunggu memperoleh Rp157 juta untuk individu, Rp152 juta untuk ganda, serta Rp110 juta untuk nomor beregu.
Bagi Nur Ferry, peningkatan nominal bonus tahun ini menjadi suntikan motivasi tersendiri. Ia menilai, perhatian pemerintah terhadap atlet, khususnya atlet disabilitas, semakin menunjukkan kemajuan yang positif.
“Apalagi dengan kondisi sekarang ada kenaikan nominal bonus, itu menjadi motivasi tambahan bagi kita supaya lebih rajin dan semangat lagi untuk latihan,” katanya.
Namun lebih dari sekadar penghargaan, atlet asal Sumatera Utara ini telah memiliki rencana matang dalam memanfaatkan bonus yang diterimanya. Ia memilih berpikir jauh ke depan, menjadikan hasil jerih payahnya sebagai investasi jangka panjang.
“Kalau saya sendiri memang akan lebih ke investasi jangka panjang. Kebetulan juga saya mempunyai anak, jadi untuk pendidikan anak ke depan,” ucapnya.
Di balik kebahagiaannya, Nur Ferry juga menyelipkan pesan mendalam bagi para atlet muda disabilitas, khususnya yang berada di bawah naungan NPC Sumatera Utara. Ia berharap, generasi berikutnya tidak hanya terpaku pada bonus semata, tetapi menjadikan prestasi sebagai tujuan utama.
“Untuk teman-teman dan adik-adik disabilitas NPC Sumatera Utara, agar lebih giat untuk terus berlatih. Bukan untuk mencapai nominal bonus, tetapi kejar apa yang menjadi impianmu, yakni prestasi. Bukan hanya di nasional, tapi lebih baik lagi ke internasional,” pesannya penuh semangat.
Momen pencairan bonus ini pun terasa semakin bermakna karena bertepatan dengan suasana menjelang Lebaran. Di tengah kebutuhan yang meningkat, kehadiran bonus tersebut menjadi berkah tersendiri bagi para atlet dan keluarga mereka.
“Saya sangat bersyukur, apalagi ini menjelang hari besar umat Islam. Sangat terbantu juga dengan cairnya bonus yang diberikan pemerintah,” pungkasnya.












