.CO –
Persib Bandung memanfaatkan momentum bulan Ramadan dengan performa yang sangat mengesankan, yang membawa mereka semakin dekat ke puncak klasemen Super League 2025/2026. Konsistensi tanpa kekalahan menjadi salah satu faktor utama yang membuat Maung Bandung mampu menjaga posisi terdepan di klasemen.
Selama bulan Ramadan 2026, Persib Bandung tampil sangat impresif. Dalam lima pertandingan yang dijalani, mereka berhasil meraih 11 poin tanpa sekalipun menelan kekalahan. Tiga kemenangan dan dua hasil imbang menjadi bukti bahwa skuad asuhan Bojan Hodak sedang dalam kondisi yang sangat stabil.
Perjalanan apik Persib Bandung dimulai saat mereka menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 22 Februari 2026. Dalam laga tersebut, Persib Bandung berhasil menang tipis dengan skor 1-0 berkat gol tunggal Andrew Jung di menit ke-50. Kemenangan ini menjadi awal yang penting bagi tim untuk meningkatkan kepercayaan diri dan memperkuat performa mereka.
Pada pertandingan berikutnya, Persib Bandung tampil sangat dominan saat menghadapi Madura United. Mereka menang telak dengan skor 5-0, menunjukkan dominasi yang kuat di lapangan. Selanjutnya, Persib Bandung juga sukses mengamankan tiga poin setelah mengalahkan Persik Kediri dengan skor 3-0.
Meskipun begitu, perjalanan Persib Bandung tidak selalu mulus. Dua laga tandang yang mereka jalani berakhir dengan hasil imbang, tetapi hal ini tetap menjaga tren tak terkalahkan mereka. Salah satunya terjadi saat menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada 2 Maret 2026. Kedua tim bermain imbang dengan skor 2-2 dalam laga yang sangat sengit. Hasil imbang lainnya didapat saat Persib Bandung bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda. Laga tunda pekan ke-21 pada 15 Maret 2026 itu juga berakhir dengan skor 2-2.
Meski gagal meraih kemenangan di dua laga tandang, Persib Bandung tetap menunjukkan mental yang kuat. Mereka mampu mencuri poin di kandang lawan, yang sering kali menjadi tantangan berat bagi banyak tim.
Catatan tak terkalahkan selama Ramadan 2026 ini menjadi bukti bahwa permainan Persib Bandung sudah lebih dewasa. Tim ini tidak hanya tajam dalam menyerang, tetapi juga cukup solid dalam menjaga konsistensi hasil. Statistik yang impresif ini membuat Persib Bandung kini kokoh di puncak klasemen Super League 2025/2026. Mereka telah mengoleksi 58 poin dan terus menjaga jarak dari para pesaingnya.
Keunggulan empat poin atas Borneo FC yang berada di posisi kedua menjadi modal penting. Sementara itu, Persib Bandung juga unggul enam poin dari rival abadinya, Persija Jakarta, yang menempati posisi ketiga. Situasi ini tentu menjadi kabar bahagia bagi Bobotoh, karena dukungan yang selama ini mereka berikan seakan terbayar dengan performa luar biasa tim kebanggaan mereka.
Lebaran 2026 diprediksi akan terasa lebih spesial bagi Bobotoh. Senyum lebar mengiringi momen hari raya berkat konsistensi Persib Bandung di papan atas klasemen. Performa apik selama Ramadan juga menunjukkan kedalaman skuad Persib Bandung. Rotasi pemain berjalan efektif tanpa mengurangi kualitas permainan di lapangan.
Di sisi lain, lini serang Persib Bandung terlihat semakin tajam. Produktivitas gol meningkat signifikan, terutama saat menghadapi Madura United dan Persik Kediri. Di sisi pertahanan, meskipun ada peningkatan, masih ada evaluasi yang perlu dilakukan. Kebobolan empat gol dalam dua laga tandang menjadi catatan yang harus diperbaiki.
Konsistensi seperti ini menjadi kunci penting dalam perburuan gelar juara. Persib Bandung kini hanya perlu menjaga ritme permainan setelah jeda Lebaran. Tantangan sesungguhnya justru akan datang setelah Ramadan berakhir. Banyak tim biasanya tampil lebih agresif di fase akhir kompetisi untuk mengejar target masing-masing.
Namun, dengan performa yang ditunjukkan saat ini, Persib Bandung memiliki modal kuat. Mental juara mulai terbentuk dan menjadi faktor pembeda di momen krusial. Menarik untuk dinantikan apakah Persib Bandung mampu mempertahankan tren positif ini. Jika konsistensi terjaga, bukan tidak mungkin trofi Super League 2025/2026 akan mendarat di Bandung.
Bagi Bobotoh, harapan kini semakin nyata. Lebaran bukan hanya soal perayaan, tetapi juga simbol optimisme akan kejayaan Persib Bandung musim ini.













