Pemutusan Kontrak The Boyz dengan Agensi One Hundred
The Boyz, grup idola yang terdiri dari sembilan anggota, mengambil langkah tegas dalam mengajukan pemutusan kontrak dengan agensi mereka, One Hundred. Keputusan ini diambil setelah proses negosiasi antara para anggota dan CEO One Hundred, Cha Ga Won, gagal mencapai kesepakatan. Langkah tersebut dilakukan karena adanya ketidakpuasan terhadap perlakuan dan kebijakan agensi selama beberapa waktu terakhir.
Pengajuan Pemutusan Kontrak oleh Sembilan Anggota The Boyz
Sembilan anggota The Boyz dilaporkan telah mengajukan pemutusan kontrak dengan agensi mereka, One Hundred. Keputusan ini diambil setelah satu bulan negosiasi yang tidak berhasil menemukan solusi bersama. Selama masa negosiasi tersebut, The Boyz tetap menjalankan aktivitas sebagai grup untuk memenuhi janji kepada penggemar. Namun, CEO Cha Ga Won tidak memberikan tanggapan resmi terkait berita pemutusan kontrak tersebut.
Surat Pemutusan Kontrak Dikirim Sejak Februari 2026
Meskipun alasan di balik pemutusan kontrak sudah jelas, The Boyz dilaporkan telah mengirimkan surat kepada CEO Cha Ga Won sejak Februari 2026. Surat tersebut berisi permohonan pemutusan kontrak beserta alasan yang mendukung tindakan mereka. Selama satu bulan, The Boyz meminta dokumen seperti kontrak, pernyataan penyelesaian, hingga surat resmi (certified letter), namun CEO Cha Ga Won tidak memberikan penjelasan yang meyakinkan.
Dalam proses negosiasi, The Boyz ditempatkan dalam posisi yang tidak adil dan diharuskan membayar biaya penalti jika mereka tetap memutus kontrak. Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang memicu keputusan mereka untuk mengakhiri hubungan dengan agensi.

Kondisi Agensi One Hundred yang Menurun
One Hundred, yang juga dikenal sebagai Big Planet Made Entertainment dan INB100, sedang mengalami penurunan nilai modal. Bahkan, agensi ini dikabarkan memiliki utang kepada The Boyz sejak kuartal ketiga 2025. Kondisi ini membuat The Boyz merasa mustahil untuk memproduksi album di masa mendatang jika situasi tersebut terus berlanjut.
Selain itu, CEO Cha Ga Won juga menarik deposito asrama The Boyz sebesar 150 juta won. Untuk persiapan konser di KSPO Dome, Seoul pada akhir April mendatang, para anggota tidak mendapatkan fasilitas memadai. Mereka harus menyewa ruang latihan dan menanggung biaya staf sendiri menggunakan uang pribadi.

Kekurangan Fasilitas dan Penyebab Ketidakpuasan
Beberapa video yang beredar di media sosial menunjukkan bahwa anggota The Boyz naik taksi setelah menghadiri fanmeeting. Mereka juga dilaporkan mengunjungi lokasi syuting menggunakan mobil pribadi. Hal ini menunjukkan kurangnya dukungan dan fasilitas yang diberikan oleh agensi.
Keputusan The Boyz untuk memutus kontrak dengan One Hundred adalah langkah besar yang diambil karena ketidakpuasan terhadap kondisi yang terjadi selama beberapa waktu terakhir. Mereka berharap dapat menemukan agensi yang lebih mendukung dan mampu memfasilitasi aktivitas mereka secara profesional.













