Gugatan Terhadap Almarhum Vidi Aldiano Masih Berjalan
Keenan Nasution dan Rudi Pekerti masih melanjutkan gugatan terhadap almarhum Vidi Aldiano. Gugatan ini dilakukan atas dugaan pelanggaran hak cipta lagu “Nuanasa Bening”. Meskipun Vidi telah meninggal dunia, proses hukum yang sedang berjalan tidak otomatis terhenti.
Gugatan perdata yang diajukan oleh Keenan Nasution mencapai nominal sebesar Rp28,4 miliar terkait royalti lagu tersebut. Kuasa hukum dari Keenan dan Rudi, Minola Sebayang, menjelaskan bahwa perkara hukum yang melibatkan almarhum Vidi tidak akan gugur meski yang bersangkutan telah tiada.
Menurut Minola, dalam konteks hukum perdata, wafatnya tergugat tidak menghentikan proses hukum. Ia menegaskan bahwa hal ini berbeda dengan hukum pidana. Dalam kasus pidana, jika terdakwa meninggal, maka perkara tersebut akan gugur. Namun, dalam hukum perdata, proses tetap berjalan.
“Kalau kita bicara hukum keperdataan, ini tidak berpengaruh terhadap perkara tersebut. Jadi, tidak otomatis membuat perkara itu menjadi gugur,” kata Minola di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Selain almarhum Vidi, gugatan juga melibatkan pihak lain sebagai turut tergugat, yakni ayah Vidi, Harry Kiss. Saat ini, perkara tersebut telah memasuki tahap kasasi di Mahkamah Agung. Minola memastikan bahwa proses kasasi tetap berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Pada tahap kasasi, tidak ada lagi proses persidangan seperti di pengadilan tingkat pertama. Hakim hanya akan memeriksa berkas perkara, memori kasasi, serta argumentasi hukum dari para pihak.
Minola juga menjelaskan bahwa jika nantinya putusan mengharuskan adanya kewajiban dari pihak tergugat, maka tanggung jawab tersebut dapat beralih kepada ahli waris. Dalam hukum perdata, ahli waris tidak hanya menerima hak, tetapi juga kewajiban.
Postingan Ayah Vidi Aldiano Bikin Haru
Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengaku sangat kehilangan atas kepergian putranya. Vidi wafat setelah 6 tahun berjuang melawan kanker ginjal. Berbagai upaya telah dilakukan Vidi, termasuk mengangkat satu ginjal demi mengusir sel kanker dari tubuhnya.
Selama sakit, Harry selalu memanjatkan doa untuk Vidi. Ia menulis di Instagram: “Doa saya saat Vidi sakit, ‘Ya Allah berikan Vidi kesehatan dan panjangkan umurnya’. Ternyata doa itu dikabulkan.”
Menurutnya, Vidi wafat di puncak ketenarannya. Banyak sekali pelayat yang datang dan mengantar Vidi ke pemakaman. Ia menyampaikan rasa syukur atas kepergian Vidi yang dianggap sebagai jawaban dari doa soal panjang umur.
“Ini ternyata makna Panjang Umur yang sebenarnya… dia akan Dikenang Sepanjang Peradaban sebagai manusia yang baik. TERIMAKASIH TUHAN,” tulis Harry.
Kabar Sheila Dara Istri Vidi Aldiano
Kabar mengenai kondisi Sheila, istri Vidi Aldiano, diungkap oleh ibu Vidi, Besbarini. Ia menyampaikan bahwa sang menantu kini perlahan mulai lebih ikhlas menerima kepergian suaminya.
Besbarini mengaku bersyukur melihat ketegaran Sheila dalam menghadapi masa duka ini. Menurutnya, bintang film Sore: Istri dari Masa Depan itu tampaknya sudah siap menerima kenyataan bahwa Vidi telah tiada.
“Alhamdulillah, Sheila juga sudah siap menerima, ikhlas,” ujar Besbarini. Ia juga memuji Sheila sebagai sosok istri yang sangat setia mendampingi suaminya selama proses pengobatan.
Kesetiaan Sheila membuat keluarga merasa sangat bersyukur sekaligus terharu atas perhatian yang diberikan Sheila kepada Vidi hingga akhir hayatnya.













