Program Mudik Gratis Aceh: Bantuan dan Keberangkatan Pemudik ke Kota Sabang
Sekda Aceh, Muhammad Nasir, memberikan salam khusus kepada ratusan pemudik yang berangkat menuju Kota Sabang melalui program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Aceh. Kehadirannya di atas KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, pada Rabu (18/3/2026), menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kelancaran perjalanan masyarakat selama Idul Fitri.
Dari ruang kapten kapal, Nasir menyampaikan pesan keselamatan sekaligus menyampaikan salam dari Gubernur Aceh kepada seluruh penumpang. Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada selama perjalanan agar bisa sampai tujuan dengan aman.
“Mewakili Gubernur, saya menyampaikan pesan keselamatan bagi seluruh penumpang menuju Pulau Sabang. Kami menghimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati di perjalanan sehingga selamat sampai tujuan,” ujar Sekda M Nasir melalui pengeras suara. “Semoga perjalanan ini menyenangkan. Sampaikan salam Pak Gubernur kepada keluarga di Sabang, dan mari terus promosikan Sabang,” tambahnya lagi.
Program mudik gratis tersebut merupakan kerja sama antara Pemerintah Aceh dan ASDP Indonesia Ferry, dengan total kuota sebanyak 650 orang yang diberangkatkan dalam beberapa jadwal. Dalam kesempatan itu, Nasir juga menyerahkan bingkisan kepada sejumlah penumpang penerima tiket gratis sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat.
Salah satu pemudik, Aminah, mengaku terbantu dengan program tersebut. Ia menyebut proses pendaftaran berlangsung mudah karena cukup menggunakan KTP di posko pelabuhan. “Alhamdulillah tidak ada kesulitan dalam mendaftarkan. Semoga ke depan lebih baik dan kuota lebih banyak,” ujarnya.
General Manager ASDP Banda Aceh, Andri Setiawan, melaporkan bahwa pada trip kedua pukul 11.30 WIB, kapal mengangkut 246 penumpang, dengan 77 orang di antaranya merupakan penerima tiket gratis. “Total tiket mudik gratis tahun ini kita sediakan 650 orang,” kata Andri.
Sekda Nasir berharap ke depan kuota mudik gratis tujuan Sabang dapat ditingkatkan secara signifikan. Ia menargetkan jumlah penerima bisa mencapai 2.500 orang pada tahun mendatang, sekaligus mendorong sosialisasi program yang lebih luas agar semakin banyak masyarakat dapat memanfaatkannya.
Turut mendampingi Sekda Aceh dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T. Robby Irza, Kepala Biro Adpim Setda Aceh Akkar Arafat, serta Kepala Dinas Perhubungan Aceh T. Faisal.
Sinergi Berbagai Pihak dalam Mendukung Mudik Gratis
KEPALA Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, menjelaskan bahwa program mudik gratis yang dilaksanakan ASDP merupakan bagian dari sinergi berbagai pihak dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran, khususnya menuju wilayah kepulauan seperti Sabang.
Menurut Faisal, kolaborasi antara pemerintah dan BUMN seperti ASDP menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat. Selain itu, Pemerintah Aceh juga mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan berupa layanan mudik gratis menggunakan kapal cepat ke Sabang dengan kuota mencapai 2.500 penumpang.
Di sektor transportasi darat, Pemerintah Aceh juga telah menjalankan program mudik gratis yang sebelumnya dilepas langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, pada Minggu (15/3/2026). Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi, terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 3.328 orang melalui sistem pendaftaran daring di laman seulamat.dishubaceh.com, sementara kuota yang tersedia untuk angkutan darat Pemerintah Aceh sebanyak 2.070 orang.
Untuk melayani pemudik, Dinas Perhubungan Aceh menyiapkan 122 unit kendaraan, terdiri atas 27 unit bus besar dan 95 unit Hiace, yang melayani 18 rute tujuan ke berbagai kabupaten/kota di Aceh, terutama wilayah yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi. Seluruh peserta mudik diberangkatkan secara bertahap dari Depo Trans Koetaradja pada 15 hingga 17 Maret 2026.
Selain layanan yang disediakan Pemerintah Aceh, program mudik gratis tahun ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan dan BUMN melalui angkutan darat dengan kuota sekitar 709 orang. Sementara itu, untuk wilayah kepulauan, disediakan layanan mudik gratis melalui angkutan laut dengan delapan rute pelayaran menggunakan kapal ro-ro dan kapal cepat dengan total kapasitas 3.642 penumpang.
“Dengan dukungan berbagai pihak tersebut, total kuota mudik gratis yang tersedia di Aceh tahun ini mencapai 6.421 orang,” sebut Faisal.













